Soal
1. Jelaskan
perbedaan antara CRT, LCD, Plasma, LED!
Jawab:
1. Perbedaan antara CRT, LCD, Plasma, LED adalah:
a.
CRT (Cathode Ray tube)
CRT (Cathode Ray tube) atau dalam bahasa Indonesianya tabung sinar katoda
adalah jenis display yang paling tua dan paling banyak dipakai oleh masyarakat.
CRT adalah suatu tabung ruang hampa yang berisi suatu senapan elektron (Electron
guns) dan suatu elemen pemanas (heater), yang berfungsi untuk
mempercepat dan membelokkan berkas elektron (Electron beams). Hal ini
dikarenakan di dalam ruang hampa yang panas, berkas elektron mudah untuk
bergerak dari katoda menuju ke anoda.
Monitor CRT merupakan monitor generasi kedua dari monitor komputer yang
merupakan generasi pertama dari monitor komputer pada jaman modern.
Pengertian monitor CRT secara umum adalah ‘monitor cembung’ atau ‘monitor
tabung’.
Kelebihan Monitor CRT :
1.
Harga relatif lebih murah.
2.
Warna lebih akurat dan tajam.
3.
Resolusi monitor fleksibel.
4.
Perawatan mudah.
5.
Bebas dead pixel, ghosting dan viewing
angle .
Kekurangan Monitor CRT :
1.
Konsumsi listrik yang lebih besar.
2.
Merusak mata.
3.
Sinar radiasi yang berakibat kurang baik
untuk manusia, baik otak, mata dan sel rambut.
4.
Bergantung pada refreshrate.
5.
Rentan distorsi, glare dan flicker.
6.
Dimensi yang besar dan berat
sehingga memakan banyak ruang.
b. LCD (Liquid Crystal Display)
Monitor LCD (Liquid Crystal Display) adalah monitor yang di susun dengan
menggunkan “cairan cristal”. LCD merupakan Sebuah teknologi layar digital yang
menghasilkan citra pada sebuah permukaan yang rata (flat) dengan memberi
sinar pada kristal cair dan filter berwarna, yang mempunyai struktur molekul
polar, diapit antara dua elektroda yang transparan.
Cara kerja monitor LCD yakni kristal cair di dalamnya disusun seperti sandwich antara
potongan kaca terpolarisasi. Lampu neon dibelakang panel memancarkan cahaya
yang melewati substrat pertama. Muatan listrik membuat sel-sel kristal
menyelaraskan nada yang berbeda memungkinkan cahaya untuk lulus melalui
substrat kedua. Hasilnya adalah warna yang menakjubkan yang ditampilkan pada
layar, jadi tidak ada tabung katoda, tidak ada lagi radiasi, tidak ada lebih
banyak kepala atau sakit mata.
Kelebihan monitor LCD adalah minimnya konsumsi energi yang digunakan juga
memiliki kontras gambar yang lebih tajam dibandingkan dengan CRT. Pengertian
monitor LCD merujuk kepada penggunaan varian pixels (titik warna cahaya) yang
tidak memancarkan cahayanya sendiri seperti halnya monitor CRT. Pada teknologi
LCD sumber cahaya berasal dari lampu neon berwarna putih yang tersusun secara
merata pada bagian belakang susunan pixel (kristal cair) tadi yang jumlahnya
mencapai jutaan piksel hingga membentuk sebuah gambar. Kutub kristal cair yang
dilewati oleh arus listrik akan berubah karena pengaruh polarisasi medan
magnetik yang timbul dan oleh karenanya akan hanya membiarkan beberapa warna
diteruskan sedangkan warna lainnya tersaring.
Kelebihan Monitor LCD :
1.
Kualitas gambar lebih jernih dan tajam.
2.
Menghasilkan warna yang lebih realistis.
3.
Sinar yang dipancarkan oleh LCD
tidak melelahkan mata.
4.
Konsumsi listrik lebih hemat.
5.
Pengaturan display user frendly (mudah).
6.
Dimensi yang tipis dan ringan sehingga
menghemat ruang.
7.
Teknologi anti glare (tanpa
bayangan).
8.
Tidak ada radiasi yang dipancarkan.
Kekurangan Monitor LCD :
1.
Layar LCD cenderung lebih sensitif.
2.
Viewing angle terbatas, colour depth terbatas dan gradasi warna
kurang.
3.
Tampilan gambar baik hanya di resolusi
nativenya.
4.
Response time dan ghosting.
5.
Harga lebih mahal, perlu perawatan
ekstra hati-hati dan dead pixel.
c. LED (Light
Emitting Diode)
Monitor LED (Light Emitting Diode) memiliki teknologi yang sama dengan LCD
dengan pengembangan lebih lanjut dari LCD yang memiliki efek display
peningkatkan pada warna yang ditampilkan yaitu lebih banyak variasi warnanya.
Perbedaan secara fisik pada LED komputer umumnya terletak pada bentuknya
yang lebih ramping/ tipis. Pada beberapa tipe LED memiliki fungsi dan fitur
yang lebih lengkap dibandingkan LCD, seperti kemampuan digital touch
screen, Digital TV internet, Digital TV tuner. Sedangkan perbedaan secara
umum antara LED dan LCD hanya terletak pada sistem pencahayaannya yang
menggunakan teknologi LED backlight. Berbeda dengan LCD yang menggunakan CCFL
Backlight (Cold Cathode Fluorescent Lamp) dalam bahasa Indonesian “lampu neon
berjenis fluorescent”, monitor LED mampu menghemat konsumsi listrik
hingga 50-70% dibandingkan dengan LCD dengan kemampuan menghasilkan gambar yang
sangat tajam.
Kelebihan Monitor LED :
1.
Kontras gambar yang sangat tajam hingga
jutaan pixels.
2.
Konsumsi listrik yang lebih hemat
dibandingkan dengan LCD.
3.
Usia pemakaian LED lebih pajang.
4.
Ukuran yang lebih slim lebih ringan dari
pada LCD.
5.
Pencahayaan lebih baik
dibandingkan LCD.
6.
Lebih ramah lingkungan.
Kekurangan Monitor LED :
1.
Harga lebih mahal dibandingkan LCD.
2.
Layar LED yang lebih tipis cenderung
lebih sensitif.
d. Plasma
Plasma Display Panel (PDP) atau di Indonesia banyak dikenal sebagai Plasma
TV atau Monitor Plasma merupakan jenis monitor yang menggabungkan teknologi CRT
dengan LCD. Dengan teknologi yang dihasilkan, mampu membuat layar dengan
ketipisan menyerupai LCD dan sudut pandang yang dapat selebar CRT.
Sebuah Plasma TV memanfaatkan jutaan sel Plasma yang diletakkan diantara
dua panel layar kaca. Setiap sel yang berisi kombinasi antara gas noble dan
sejumlah kecil mercury yang akan diuapkan dan diberi aliran listrik sehingga
berpendar dan membentuk plasma. Warna dihasilkan dari fosfor yang terdapat di
dalam sel tersebut, di mana di dalam setiap sel akan berisi fosfor 3 jenis
warna utama, yaitu: Red, Green, dan Blue, atau biasa dikenal dengan RGB.
Perbedaan voltage yang diberikan pada tiap sel juga menghasilkan kombinasi
warna yang ada.
Kelebihan Monitor Plasma :
1.
Menghasilkan warna hitam yang lebih baik
dari LCD TV.
2.
Contrast rasio yang tinggi (1:2.000.000).
3.
Sudut pandang lebih lebih lebar.
4.
Refresh Rate dan Response Time yang
cepat, meminimalisir tampilan gambar kabur.
5.
Bentuk ramping.
Kekurangan Monitor Plasma :
1.
Gambar diam yang ditampilkan dalam waktu
yang lama akan menimbulkan burning dan gambar berbayang.
2.
Kualitas gambar akan terus menurun
seiring dengan lamanya penggunaan.
3.
Harga relatif mahal.
4.
Memiliki ukuran pixel pitch yang besar.
5.
Memiliki bobot yang sangat besar.
6.
Konsumsi daya dan operasional suhu yang
tinggi.
7.
Cell plasma untuk perwakilan tiap pixel
gambar hanya memiliki fungsi on/off sehingga reproduksi warna jauh lebih
terbatasi dibandingkan tipe CRT ataupun LCD
Tidak ada komentar:
Posting Komentar